Teks Foto : Dekan FDK UIN Raden Fatah Palembang Dr Achmad Syarifudin MA (kanan) didampingi Dekan FDK diwakili Wakil Dekan III FDK UINSU Prof Dr Anang Anas Azhar MA, berfoto bersama usai melakukan penandatanganan kerja sama, di Ruang Kerja Dekan FDK UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (01/10/2026). (foto/ist)
PALEMBANG –
Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(UINSU) Medan bersama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang
memperkuat jejaring kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of
Agreement (MoA) dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kamis
(1/10/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis kedua fakultas dalam
meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat,
penguatan kelembagaan, serta pengembangan kemahasiswaan.
Penandatanganan MoA berlangsung di Ruang Kerja Dekan FDK UIN
Raden Fatah Palembang. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Dekan FDK UIN Raden
Fatah Palembang Dr. Achmad Syarifudin MA. Sedangkan Dekan FDK UINSU Prof. Dr.
Hasan Sazali M.Ag diwakili Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama
Prof Dr Anang Anas Azhar MA.
Kesepakatan kerja sama tersebut dituangkan dalam dokumen
bernomor B-6002/DK/DK.III/KS.02/09/2026, tertanggal 1 Oktober 2026. MoA menjadi
landasan operasional bagi kedua fakultas untuk mengembangkan kegiatan bersama
yang terukur, berkelanjutan, serta memberikan manfaat langsung bagi dosen,
mahasiswa, program studi, dan institusi.
Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan Tri Dharma
Perguruan Tinggi, terutama pengembangan bidang akademik, penelitian
kolaboratif, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, penguatan
kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan
program dan aktivitas kemahasiswaan. Kerja sama juga membuka peluang
penyelenggaraan seminar, konferensi, kuliah tamu, pertukaran akademik, riset
bersama, hingga publikasi ilmiah antara kedua institusi.
Wakil Dekan III FDK UINSU, Prof Dr Anang Anas Azhar, MA
mengatakan kerja sama antarfakultas merupakan bagian penting dalam membangun
ekosistem akademik yang kolaboratif. Perguruan tinggi, menurutnya, tidak dapat
berkembang secara optimal apabila hanya mengandalkan sumber daya internal.
Kolaborasi antarlembaga diperlukan untuk memperluas akses pengetahuan,
pengalaman akademik, jaringan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Prof Anang, MoA ini juga memiliki nilai strategis
dalam mendukung peningkatan mutu dan akreditasi program studi maupun fakultas.
Kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, kegiatan
mahasiswa, serta pertukaran sumber daya akademik dapat menjadi bagian dari
penguatan indikator kinerja perguruan tinggi sekaligus menunjukkan adanya
jejaring kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.
“Saya yakin kerja sama ini tidak hanya berhenti di kertas
putih dan tanda tangan kedua dekan. Lebih jauh, kita menyepakati agar kerja
sama ini segera diimplementasikan melalui kegiatan nyata yang mendukung
kemajuan kedua belah pihak, baik dalam pendidikan, penelitian, pengabdian
kepada masyarakat maupun pengembangan mahasiswa,” kata Prof. Anang.
Ia menegaskan, tantangan perguruan tinggi saat ini menuntut
fakultas dan program studi semakin adaptif dalam membangun jejaring akademik.
Perubahan teknologi komunikasi, perkembangan dunia pendidikan tinggi, tuntutan
peningkatan publikasi ilmiah, serta kebutuhan penguatan kompetensi mahasiswa
menjadikan kolaborasi antarkampus semakin penting. FDK UINSU dan FDK UIN Raden
Fatah Palembang memiliki karakter keilmuan yang relatif sama sehingga peluang
kolaborasi dapat dikembangkan secara lebih luas.
Prof Anang menjelaskan, perjanjian kerja sama tingkat
fakultas tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding
(MoU) yang sebelumnya telah dibangun antara UIN Sumatera Utara Medan dengan UIN
Raden Fatah Palembang.
“MoA kemudian memperjelas bentuk kegiatan teknis yang dapat
dilaksanakan oleh fakultas sehingga kerja sama pada tingkat universitas dapat
diterjemahkan menjadi program konkret di tingkat unit akademik,” katanya.
Implementasi kerja sama ini kata dia, telah mulai terlihat
melalui hubungan akademik antara kedua institusi. Salah satu bentuk nyata ialah
adanya dosen dari UIN Raden Fatah Palembang yang melanjutkan studi pada jenjang
doktor di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Program Doktor UIN
Sumatera Utara.
Dikatakan, aktivitas tersebut menunjukkan hubungan akademik
kedua perguruan tinggi telah berjalan serta memiliki peluang besar untuk
dikembangkan dalam bentuk program kolaboratif lainnya.
Ke depan, kata dia, kedua fakultas diharapkan dapat
memperluas implementasi MoA melalui penelitian bersama dosen, publikasi pada
jurnal bereputasi, pengabdian masyarakat kolaboratif, pertukaran dosen dan
mahasiswa, penyelenggaraan seminar nasional maupun internasional, pengembangan
jurnal ilmiah, kegiatan organisasi mahasiswa, serta peningkatan kompetensi
mahasiswa. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi FDK UINSU dan
FDK UIN Raden Fatah Palembang sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang
aktif membangun inovasi akademik dan sosial.
Turut hadir dalam kegiatan penandatanganan MoA tersebut
Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II FDK UIN Raden Fatah Palembang serta jajaran
terkait. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat
kolaborasi.
“Penandatanganan MoA diharapkan menjadi awal penguatan
hubungan kelembagaan yang lebih produktif, sekaligus melahirkan berbagai
program nyata yang memberi dampak terhadap peningkatan mutu akademik, penguatan
kelembagaan, prestasi mahasiswa, serta kontribusi kedua fakultas bagi
masyarakat,” kata Dekan FDK Raden Fatah Dr Achmad Syarifudin MA.** msj

0 Komentar